Tuesday, March 5, 2013

epos for indonesia 2012.wmv

Thursday, July 12, 2012

Menjaga Api Semangat

Ternyata bukan hal mudah menyediakan “Writing Time”. Rasanya selalu saja ada kendala. Pekerjaan menumpuk, menjawab permintaan penawaran, menelpon balik miscall, menjawab sms, mereview pekerjaan, memikirkan pengembangan produk, menerima tamu teman-teman yang mau jalan-jalan ( karena usaha kami memang di bidang travel wisata dan event organizer ), mengatur ini dan itu, ….sehingga rasanya 24 jam waktu terlalu cepat berlalu. Itupun hasil pekerjaan ternyata masih belum maksimal. Banyak deadline meleset, mereschedulle meeting, mereschedulle reply email yang sudah dijanjikan. Singkat kata, setiap hari penuh dengan kesibukan. Lalu kapan mulai menulis? Segudang ide ada di kepala, seakan-akan hendak tumpah ruah, namun kadang belum sempat menuangkannya, sudah tertimpa ide lain. Terpikir juga bagaimana orang-orang hebat/sibuk menyempatkan waktu untuk menulis? Pak Habibie, Pak Amien Rais, Cak Nur Alm dst….serta para penulis hebat seperti Pak Rhenald Kasali, Ahmad Fuadi, Andrea Hirata, dll..Mereka punya waktu yang sama, 24 jam. Namun mereka mampu menggoreskan pena dan menghasilkan karya-karya besar, dan terbukti telah lebih banyak menularkan pengaruh/pikiran positif bagi para pembacanya… Tayangan Kick Andy edisi tadi malam, 24 Juni 2011 turut mewarnai pikiran saya hari ini. Prof Drs. Irwanto, PHD, adalah seorang penyandang cacat, karena korban malapraktik seorang dokter. Sebelum mengalami cacat fisik, dimana separuh badannya lumpuh total, beliau adalah dosen yang membawahi 1 jurusan di Universitas Atmajaya. Cobaan maha berat yang menimpa beliau tidak lantas membuatnya menyerah dan berhenti berkarya. Sebagai manusia, memang benar, beliau mengakui sempat stress berat. Mengurung diri di kamar, mengunci jendela dan menutup gorden, berharap Tuhan segera mengambil nyawanya. Beliau benci kepada Tuhan, kepada dokter yang telah membuat kesalahan fatal, dan juga benci kepada diri sendiri. Namun hal tersebut tidak berlangsung lama, karena beliau terus berfikir untuk dapat menolong dirinya sendiri. Dari hasil perenungan di tengah doa kepasrahan kepada Tuhan, beliau mulai menyadari bahwa jika kondisi badan mulai membaik, dan beliau dapat berjalan dengan kursi roda pun, seharusnya masih bisa “survive” dan melanjutkan hidup dengan terus berkarya. Akhirnya mulailah berdamai dengan diri sendiri. Mencoba berpositif thinking pada Tuhan, memaafkan dokter yang telah berbuat salah, dan menyemangati diri sendiri untuk meneruskan hidup seperti sebelumnya. Seperti mendapat sebuah mujizat, begitu beliau memaafkan semua, dan bertekad untuk melihat kedepan saja, tanpa harus menengok lagi ke belakang, maka kondisi badan berangsur-angsur membaik. Para dokter di Singapura, tempat beliau dirawat, menemukan bahwa otot di ususnya dapat bergerak, tepat sesaat setelah Pak Irwanto merasakan dadanya lega karena telah dapat memaafkan dan menerima keadaan. Meski akhirnya harus berjalan di atas kursi roda, namun beliau bersyukur karena masih diberi kehidupan olehNya hingga saat ini. Saat ini Pak Irwanto sudah aktif kembali di kampus, dan memegang peran yang lebih dari sebelum beliau sakit. Jika dahulu beliau hanya membawahi 1 jurusan, maka sekarang membawahi 3 jurusan di Universitas Indonesia & Universitas Atmajaya. Selain itu, beliau juga banyak menjadi pembicara di berbagai seminar di dalam dan luar negeri, aktif di berbagai organisasi sosial, serta banyak membuat tulisan di berbagai media. Beliau juga sedang membuat film yang kelak akan menginspirasi para penyandang cacat. Suatu karya yang luar biasa bagus tentunya. Dan bagi siapa saja yang menyaksikan tayangan Kick Andy tadi malam, saya rasa semua orang akan simpati dan mengagumi kehebatan beliau. Menyadari bahwa Allah telah menjadikan kita makhluk sempurna bernama otak. Yang dengannya kita dapat berfikir dan memecahkan segala persoalan hidup. Tayangan yang sangat inspiratif. Ini adalah bukti nyata bahwa setiap kita dikendalikan oleh pikiran kita. Ternyata kondisi fisik seburuk apapun juga bukanlah halangan, karena pikiran kita tetap bebas berkelana, menciptakan ide dan karya. Dan sebenarnya masih banyak contoh lain yang seharusnya kita ingat. Bahwa saat Bung Karno dipenjara, beliau pun menulis dan bahkan membuat buku. Semakin menggarisbawahi bahwa bagaimanapun keadaan kita saat ini, apa yang akan kita lakukana adalah hasil buah pikiran kita. Menjaga api semangat waktu demi waktu adalah kunci agar kita dapat berbuat lebih banyak. Jika misi besar kita adalah menjadi manusia yang bermanfaat bagi sebesar-besar umat, maka semangat juang itulah yang harus selalu kita pupuk. Nah salah satu langkah kecil yang dapat kita mulai adalah dengan menuangkan ide dan gagasan kita ke dalam tulisan…sambil terus mempraktekkannya dengan karya nyata.

Thursday, January 19, 2012

Mengemis, karena untuk BERBAGI ..

Terseok-seok di antara kendaraan dengan alat bantu berjalan, sambil meminta uang receh dan menawarkan koran gratis sebagai imbalan, sulit untuk percaya bahwa pria ini pernah dikenal sebagai “The World’s Foremost Authority”. Profesor Irwin Corey, komedian, aktor dan aktivis politik sayap kiri, b
erjalan-jalan di sepanjang Manhattan’s East 35th Street setiap hari, tujuh hari seminggu, selama 17 tahun terakhir.
Tentu saja Profesor Corey – yang telah menikmati karir panjang dan terkenal antara lain di Broadway, televisi, teater dan klub komedi – tidak membutuhkan uang. Ia bahkan bukan tunawisma, meskipun penampilannya berantakan, kurus. Ia punya sebuah apartemen di kawasan kaya New York yang ia yakin nilainya mencapai 3.5 juta dollar AS.


Koran New York Times, Kamis (13/10/2011), melaporkan bahwa pria itu punya dua alasan untuk menyamar sebagai seorang tunawisa dan mengganggu para sopir untuk meminta uang receh. Pertama, sejak istrinya yang berumur 70 tahun meninggal pada Mei, dia mengatakan kegiatannya meminta-meminta itu membantunya mengalahkan kesepian. Alasan lain, kata pria 97 tahun itu, ia menyumbangkan semua uang yang dia peroleh kadang-kadang hingga 250 dollar per hari – untuk sebuah badan amal yang membeli pasokan medis untuk anak-anak di Kuba.
 

Selama delapan dekade kariernya, ia telah bekerja sama dengan Jackie Gleason dan Woody Allen dan muncul di Late Night bersama David Letterman. Ia bahkan masih tampil secara teratur dan mengatakan kepada New York Times bahwa ia terbang ke Chicago pekan lalu untuk bermain selama dua malam di sebuah klub lokal.
 

Corey mendapat julukan ‘profesor’ sandiwara sejak tahun 1940-an. Trademark adalah black tail, sebuah dasi string, sepatu hak tinggi dan tatanan rambut orang-orangan sawah.
 

Harian New York Times melaporakn, ia santun kepada orang yang memberinya uang receh di jalan. Ia selalu mengungkapkan terima kasih dan mengatakan kepada mereka, “See you later, alligator.”  Corey telah pergi ke Kuba untuk memberi sumbangan dan memasang foto-foto di dinding rumahnya ketika bersama Fidel Castro.

 
Meskipun ia tidak memberi banyak informasi tentang posisi keuangannya, agennya selama lebih dari 50 tahun, Irvin Arthur, yang kini berusia 85 tahun, mengatakan, ia tidak perlu mengemis di jalanan untuk mendapatkan uang. Dia mengatakan, “Itu bukan masalah uang. Bagi Irwin, ini merupakan sebuah perluasan dari penampilannya.”

 
Sejumlah orang mengenal komedian itu meskipun penampilannya berantakan. Namun kebanyakan berpikir dia hanyalah seorang pengemis..

Wednesday, November 30, 2011

Berbagi Tak Harus Berkantong Tebal

Posted by admin on June 21st, 2011

Bukan bermula dari harta yang selalu harus melimpah ternyata untuk berbagi. Kami mulai dari sedikit ilmu dan pengalaman kami menangani pendidikan dan pelatihan anak anak Al Azhar sebelumnya. Kami mulai dengan membuat pelatihan motivasi belajar. Kami ramu dengan permainan – permainan dan materi keilmuan sehingga membuat acara ini menarik. Alhamdulillah, dengan setetes ilmu itu akhirnya menjadi binaran binaran cahaya semangat adik adik kami yang yatim dan duafa. Alhamdulillah tak terhingga, lebih dari 50 event berbagi yang kami jalani sejak februari 2009. Alhamdulillah sampai saat ini ada 30 temen temen muda yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Kamu bisa jadi yang ke 31, 32, 33, dan seterusnya nanti sampai jutaan anak muda Indonesia ikut dalam gerakan ini So, ga melulu berbagi itu masalah duit kok. Setiap kita punya banyak hal yang bisa dibagi. Kita bisa berbagi dengan berbagai macam cara, antara lain:

Berbagi ide : memberi ide-ide cemerlang untuk memajukan acara pelatihan motivasi belajar yang selama ini kami kembangin.

Berbagi tenaga: menjadi fasilitator kelompok atau team support untuk menjadi pelaksana di hari H Sejuta Motivasi Anak Negeri.

Berbagi skill: mungkin kamu punya skill bagus di bidang bahasa inggris, matematika, kesehatan, desain, seni atau apapun itu kamu bisa melatih adik2 di panti agar bakat mereka di bidangnya masing-masing terasah dengan optimal.

Berbagi gift: menjadi penyedia hadiah untuk anak2 yatim dan duafa bisa dalam 4 bentuk:

*kue ulang tahun,mengingat anak2 di panti jarang diberikan penghargaan saat acara ulang tahunnya. Salah satu bagian acara adalah surprize party buat anak2 yang ultah di bulan tersebut

*gift personal, untuk tiap anak (biasanya dalam bentuk makanan, perlengkapan pribadi atau alat tulis atau barang2 yang disesuaikan dengan kebutuhan anak di panti tsb)

*doorprize kegiatan, hadiah untuk anak2 yang mampu menjawab pertanyaan trainer, atau yang berani tampil ke depan

*makanan, untuk makan siang bersama untuk anak dan pengurus panti serta tim yang terlibat epos pada hari itu

Berbagi semangat berbagi: datang dalam acara Sejuta Motivasi Anak Negeri, bermain dan belajar berbagi bersama kami dan lalu menyebarkan informasi tentang kegiatan kami ke orang-orang si sekelilingmu.

Berbagi dana: membantu menitipkan dana kegiatan, seberapapun jumlahnya, yang kemudian kami gabung dengan dana partisipan yang lain sehingga melengkapi seluruh kebutuhan kegiatan ini.

Monday, May 23, 2011

Sejuta Motivasi Anak Negeri edisi jelajah Negeri Jogja-Wonogiri ...

Agenda Sejuta Motivasi Anak Negeri edisi jelajah Negeri Jogja-Wonogiri
Bismillah insyallah untuk kegiatan berbagi Sejuta Motivasi Bulan Mei ini kita akan adakan di Jogja dan Wonogiri, perjalanan akan diselenggarakan sebagai berikut:
- 27 mei 2011 jam 19.00 berangkat menuju jogja
- 28 mei 2011
a. jam 07.00 sampai 09.00 sampai di jogja, aktivitas istirahat dan bersih diri
b. jam 09.00 sampai 12.00 kunjungan ke wilayah bekas merapi, spt kinahrejo dan shelter - shelter pengungsian
c. 12.00-13.00 makan siang,perjalanan kembali dan jalan2 ke malioboro
d. 13.00-16.00 silaturahmi/learning days tokoh muda dan tokoh epos jogja @ pasar beringin harjo dan goeboex cofffee
e. 16.00-18.00 perjalanan ke wonogiri, survey tempat epos hr minggu
f. 18.00-19.30 istirahat
g. 19.30-20.30 briefing dan koordinasi acara Sejuta Motivasi hari minggu
- 29 mei 2011
08.00-17.00 Berbagi Sejuta Motivasi Anak Negeri jelajah negeri "wonogiri"
- 30 mei 2011
08.00-17.00 refresing AHaers jelajah waduk gajah mungkur/pantai di daerah pacitan/solo/jogja "optional by request"
18.00 kembali menuju ke bandung

Tuesday, March 15, 2011

Banjir Bandang Pidie Lebih Parah dari Wasior ...


Ratusan korban banjir bandang di Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh sangat membutuhkan sembilan bahan pokok dan obat-obatan.
Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Sutopo Purwo Nugroho yang tengah berada di Manado, Minggu (13/3/2011) malam.

Sutopo menjelaskan, laporan terbaru yang masuk kepada dirinya saat ini menyebutkan, 12 orang meninggal dunia ( data PMI yang meninggal dunia 24 orang )dan delapan belas orang hilang akibat banjir bandang tersebut. 150 kepala keluarga telah diungsikan ke kerabat terdekat.

Jumlah rumah rusak berat sebanyak 262 unit, rusak ringan 147 unit, sawah rusak sebanyak 102 hektar dan jalan rusak sepanjang 1,92 kilometer.

Sementara itu enam jembatan permanen rusak, tiga bendungan rusak, empat unit fasilitas pendidikan rusak, dua unit fasilitas kesehatan rusak dan satu unit tempat ibadah rusak.

BNPB sendiri telah mengirim bantuan sementara sebesar Rp 300 juta dan Pemerintah Provinsi Aceh memberikan Rp 1 miliar untuk masa tanggap darurat.

"Masa tanggap darurat akan berlangsung selama tujuh hari terhitung mulai 10 Maret 2011 dan bila diperlukan bisa diperpanjang selama 12 hari," kata Sutopo.

Pada saat ini personil pemda, TNI, Polri dan relawan( ACT & PMI sdh disana )sudah diterjunkan ke lokasi untuk mengirimkan logistik ke lokasi bencana.

"Pengiriman logistik juga akan diprioritaskan ke daerah terisolir yaitu desa Balang Pandak, Blang Dalam, Peunalom," katanya.

Sebanyak empat alat berat, dua mobil tangki air juga dikabarkan telah berada di lokasi bencana..

Akankah terus berdiam diri, tak berbuat apa-apa ...
mungkin hr ini mereka , esok mungkin kita ...

Semoga saudara-saudara qta di pidie, aceh dam dimanapun berada diberikan kekuatan iman, kesehatan dan kesabaran atas musibah yang terjadi ... aameen yaa rabb

Wednesday, March 2, 2011

Kita Bisa Menjadi Seperti Apa Yang Kita Cita-Citakan ...

Banyak orang takut membuat cita-cta, ia terbelenggu dengan kondisi dirinya, lingkungannya dan orang-orang terdekatnya serta pengalaman hidupnya. Akhirnya ia hidup mengalir begitu saja tanpa cita-cita.

Cita-cita adalah gambaran keinginan bahwa kita nanti akan menjadi seperti apa, mempunyai apa, siapa orang-orang tercinta yang akan mendampingi kita, apa yang akan kita lakukan untuk mereka, punya rumah di mana, pergi kemana, siapa yang akan menjadi kolega kita, dan semua gambaran indah yang kita inginkan di masa yang akan datang. Dalam bahasa Indonesia itu kita sebut sebagai cita-cita, dalam bahasa Inggris sering disebut dream.


Cita-cita merupakan kumpulan keinginan-keinginan yang disusun sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah drama situasi diri kita di masa mendatang, sebuah mimpi masa depan. Mungkin itu sebabnya orang barat menyebutnya sebagai dream

Makin jelas sebuah mimpi makin mudah membayangkan bagaimana cara meraihnya, dan makin mudah pula mimpi itu menjadi kenyataan. Karena begitu jelasnya sebuah mimpi pada diri seseorang, dia bahkan bisa menggambarkan tahap demi tahap bagaimana cara meraih impian tersebut. Setiap tahap disusun dan direncanakan, kapan tahap pertama dicapai dan kapan tahap-tahap berikutnya hingga ahirnya impian itu menjadi kenyataan


Mimpi yang tervisualisasi dengan jelas itu dalam dunia professional disebut sebagai Vision, dan bagaimana cara meraihnya sering disebut sebagai mission, serta kepastian tahapan-tahapan yang akan dilakukan sering disebut sebagai Strategic Planning.

Cita-cita atau mimpi yang diyakini sepenuh hati bisa melahirkan berbagai potensi kekuatan dari dalam diri. Pola pikir, sikap, keberanian, komitmen, perencanaan, tindakan yang konsisten, kesabaran, keteguhan, adalah potensi yang mendukung kita untuk meraih cita-cita. Semua potensi itu tidak akan keluar kalau kita tidak punya cita-cita

Cita-cita juga menumbuhkan harapan dan doa. Doa merupakan potensi yang luar biasa untuk meraih cita-cita. Dalam AlQuran disebutkan “Mintalah kepada-Ku(Allah) niscaya Kuperkenan”. Kita tidak pernah berdoa kalau tidak punya kinginan atau cita-cita

Orang-orang sukses punya cita-cita yang jelas.

Setiap manusia punya keinginan, karena keinginan itulah yang menjadi motif dari setiap tindakan. Keinginan bisa jangka pendek atau jangka panjang. Keinginan-keinginan jangka pendek melahirkan tindakan-tindakan spontan, sedangkan keinginan-keinginan jangka panjang melahirkan tindakan-tindakan terrencana. Keinginan-keinginan jangka panjang itu adalah cita-cita.

Orang-orang sukses mempunyai cita-cita yang jelas, aktifitas hidupnya terrencana, ingin menjadi apa lima tahun mendatang, terus apa yang harus dilakukan tahun depan, bulan depan, dan minggu depan. Terlepas dari berhasil atau tidak, berbagai kegiatan dan aktifitas sudah terprogram untuk menuju kepada sebuah tujuan tertentu yang mereka sebut sebagai cita-cita

Sebaliknya orang kebanyakan cita-citanya kabur atau bahkan tidak punya cita-cita. Hidup bagi mereka mengalir begitu saja tidak tahu harus melakukan apa tahun depan, atau bulan depan. Bahkan yang lebih parah minggu depanpun tidak tahu akan melakukan apa, ini menjadi paradigma sebagian besar dari kita.

Kita bisa menjadi seperti apa yang kita cita-citakan


Rhonda Byrne, penulis buku The Secret, Michael J. Losier, penulis buku The law Of Atraction, mengatakan bahwa apa yang kita inginkan, kemudian kita bayangkan dalam benak kita dengan segenap perhatian dan energi, maka hal tersebut akan menjadi kenyataan dalam hidup kita. Andre Wongso, motivator terkenal Indonesia, mengatakan anda bisa menjadi seperti apa yang anda inginkan. Muhammad Rosulullah menyampaikan bahwa Tuhan berfirman “Aku mengikuti sangkaan hambaKu, jika sangkaanya baik maka baiklah baginya, jika sangkaanya buruk maka buruklah baginya”. Kalau kita berprasangka bahwa Tuhan akan menjadikan kita orang yang berhasil, maka oleh Tuhan kita akan dijadikan berhasil.

Ketika kita menginginkan sesuatu dengan keinginan yang kuat dan dengan keyakinan, maka otak kita akan berusaha mencari solusi-solusi kreatif bagaimana cara memperolehnya. Demikian pula jika kita mencita-citakan sesuatu maka otak kita akan berusaha mencari solusi-solusi bagaimana cara mencapainya. Di bawah ini adalah sebuah ilustrasi berkaitan dengan keinginan yang kuat dan memunculkan solusi-solusi kreatif.

Sepasang suami istri pulang dari perjalanan jauh dan mereka sangat haus, sesampai di dalam rumah sang suami langsung buka kulkas, dan membayangkan betapa nikmat dia minum pepsi yang dingin dari dalam kulkas. Kemudian mencari pembuka botol ternyata tidak ditemukan. Dicarilah cara lain, dicungkilnya tutup botol tersebut dengan sudut pinggiran tembok dapur, ternyata malah temboknya yang cuil dan botol tidak berhasil terbuka. Dicobanya lagi dengan ujung pisau, tidak berhasil, masih tidak putus asa lalu mencari gunting untuk melubanginya. Apapun diupayakan caranya untuk membuka botol tersebut, namun guntingpun tidak ditemukan, ahirnya pakupun boleh. Ahirnya dengan batu dan paku dia bisa menikmati pepsi seperti yang dicita-citakan.

Istrinya juga penggemar pepsi, namun melihat perjuangan suaminya ia mengatakan “ah… bukan pepsi juga nggak apa-apa, air juga cukup nikmat untuk menghalau dahaga”. Istrinya ini punya pilihan lain, baginya air sudah cukup, tidak harus berjuang demikian berat untuk membuka botol.


Dalam bercita-cita, kita diberi banyak pilihan, bebas memilih, benar-benar bebas memilih. Boleh menjadi kaya, menjadi orang berilmu, menjadi terkenal, bermanfaat untuk orang banyak, atau ingin menjadi orang biasa saja. Cita-cita adalah sebuah pilihan jalan hidup, kita tinggal membuatnya kemudian percayakan kepada Allah maka Allah akan menunjukkan jalannya. Masalahnya adalah, banyak orang tidak punya cita-cita. Jika tidak punya cita-cita, hidup kita tidak ada yang berubah, kecuali menjadi tua, sakit dan mati, tak berarti, tanpa pernah ada yang mencatat keberadaan kita di dunia.

Buatlah cita-cita, percayakan pada Allah

Beranilah bercita-cita, buatlah cita-cita dan kemudian serahkan kepada Allah, yakinlah kepadaNya, karena Allah telah berfirman “…siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, dan siapa yang mengikuti perintahnya niscaya selalu dibukakan jalan keluar”. Dalam ayat yang lain disebutkan “barang siapa yang berserah diri kepada Allah, maka Allah akan mencukupi kebutuhannya”.